Petir merupakan kekuatan alam yang dahsyat dan sangat merusak, mampu menyebabkan kerusakan pada bangunan, memicu kebakaran, dan bahkan membahayakan nyawa. Namun, dengan penggunaan penyalur petir, yang juga dikenal sebagai penangkal petir, risiko kerusakan akibat sambaran petir dapat dikurangi secara signifikan. Master petir merupakan kontraktor dan pemasok peralatan penangkal petir yang berpengalaman, mengkhususkan diri dalam menyediakan solusi perlindungan petir berkualitas tinggi untuk memastikan keselamatan bangunan dan penghuninya.

SEJARAH SINGKAT PENANGKAL PETIR
Penangkal petir memiliki sejarah yang berawal dari eksperimen terkenal Benjamin Franklin pada abad ke-18 (sekitar tahun 1752) tentang listrik, di mana ia membuktikan bahwa petir adalah listrik dan dapat dialirkan menjauh dari bangunan dan struktur lain menggunakan logam. Pada awalnya, strukturnya sederhana yaitu alat dari batangan besi dengan panjang 8 atau 10 kaki yang ujungnya dibuat runcing. Ia berpendapat bahwa besi berujung runcing tersebut akan menarik listrik dan dengan dihubungkan ke tanah (bumi) akan mengosongkan listrik statis yang berasal dari awan. Pendapat ahli lain menyebutkan bahwa besi berujung bundar akan lebih efektif.
CARA KERJA PENANGKAL PETIR
Penangkal petir (juga disebut pelindung petir atau penyalur petir) adalah konduktor logam yang ujungnya runcing (biasanya tembaga atau aluminium) dipasang di titik tertinggi suatu bangunan dan dihubungkan dengan kabel konduktor menuju pembumian (grounding). Jadi sewaktu terjadi petir muatan listrik negatif terkumpul di awan, muatan listrik positif yang berada dibawah tanah otomatis akan naik keatap melalui kabel konduktor sampai ke ujung tombak penangkal petir (yang dipasang dititik tertinggi bangunan). Pertemuan kedua muatan yang berbeda (positif dan negatif) ini menyebabkan terjadinya daya tarik menarik dan menghasilkan aliran listrik. Muatan positif tertarik ke muatan negatif dan muatan negatif tertarik ke tanah melalui jalur kabel konduktor. Jadi bisa disimpulkan bahwa cara kerja penangkal petir adalah menangkap aliran listrik dari petir melalui batang konduktor diatas bangunan untuk disalurkan kedalam tanah (grounding) sehingga tidak membahayakan struktur bangunan dan penghuninya.
APA SAJA KOMPONEN PENANGKAL PETIR?
Penyalur petir atau yang biasa dikenal dengan sebutan penangkal petir ini memiliki 3 komponen utama. Komponen tersebut terdiri dari batang penangkal petir, kawat konduktor, dan tempat pembumian. Berikut penjelasan dari 3 komponen utama penangkal petir tersebut.
- Batang penangkal petir
Adalah penangkal petir yang terbuat dari batangan tembaga dengan bentuk runcing pada bagian ujungnya. Batangan ini (splitzen) dipasang pada bagian atas bangunan/gedung. Alat inilah yang berguna dan pertama sekali menangkap kilatan petir dan meneruskannya ke kabel konduktor ke bumi. - Kabel konduktor
Kabel konduktor terbuat dari rangkaian kawat tembaga dengan diameter lebih kurang 1 hingga 2 cm. Kabel ini berfungsi untuk meneruskan aliran petir yang bermuatan listrik dari splitzen kedalam tanah. Kabel konduktor ini dipasang pada bagian luar bangunan. - Pembumian (grounding)
Bagian yang mengubur muatan listrik dari petir ke dalam tanah. Sistem ini terdiri dari elektroda yang ditanam di dalam tanah dan terhubung ke kabel konduktor.
Penting untuk dicatat bahwa pemasangan penangkal petir bukanlah pekerjaan yang bisa dilakukan sendiri, pemasangan yang tidak tepat bisa lebih berbahaya daripada tidak memiliki sistem sama sekali. Percayakan desain dan pemasangan sistem proteksi petir kepada pihak yang berpengalaman dalam sistem perlindungan petir. Sistem penangkal petir yang baik membantu melindungi bangunan, peralatan elektronik, dan yang lebih penting lagi, nyawa manusia dari bahaya akibat petir.
MENGAPA BANGUNAN MEMERLUKAN PENANGKAL PETIR?
Meskipun teknologi untuk memprediksi dan melacak cuaca telah meningkat secara substansial selama bertahun-tahun, namun masih mustahil untuk memprediksi secara tepat di mana dan kapan petir akan menyambar. Oleh karena itu, rumah dan bangunan masih rentan menjadi obyek sambaran petir. Saat ini, ketergantungan kita pada sistem kelistrikan rumah lebih besar dari sebelumnya, dan satu sambaran petir saja dapat langsung merusak secara permanen komponen listrik di seluruh rumah Anda. Selain melindungi peralatan dan perangkat listrik Anda, fungsi penangkal petir pada bangunan sangat penting untuk melindungi integritas struktural rumah Anda dan mengurangi risiko kebakaran yang disebabkan oleh sambaran petir.
TANDA-TANDA BANGUNAN PERLU DIPASANG PENANGKAL PETIR
Setiap bangunan (rumah) akan memperoleh manfaat dari pemasangan penangkal petir sebagai bagian dari sistem perlindungan menyeluruh bangunan dari sambaran petir. Namun, ada beberapa faktor risiko yang mungkin membuat pemasangan penangkal petir menjadi prioritas yang lebih tinggi. Faktor-faktor tersebut meliputi:
- Bangunan Anda memiliki desain atap yang kompleks atau lebih tinggi dibandingkan dengan bangunan disekitar.
- Rumah Anda berada di atas bukit yang terbuka atau dataran tinggi.
- Tempat tinggal Anda dikelilingi oleh pepohonan yang tinggi.
- Rumah Anda berada di daerah yang sering dilanda badai petir, bisa di cek di situs BMKG.
- Anda memiliki sejumlah besar perangkat elektronik didalam rumah yang sensitif atau teknologi rumah pintar yang terintegrasi di seluruh rumah.
- Struktur bangunan Anda banyak mengandung logam yang merupakan konduktor bagi arus listrik. Karena sifatnya yang konduktif, struktur logam (atap/rangka) rentan tersambar petir.
Penangkal petir memainkan peran penting dalam melindungi bangunan dan penghuninya dari kekuatan destruktif sambaran petir. Dengan sistem proteksi petir yang tepat, Anda tidak hanya menjaga bangunan tetap aman, tetapi juga memberikan rasa tenang kepada seluruh penghuninya. Konsultasikan dengan ahli penangkal petir untuk memastikan sistem yang Anda pasang sesuai kebutuhan dan standar keselamatan.
KESIMPULAN
Memasang penangkal petir pada bangunan merupakan langkah penting dalam melindungi struktur dan peralatan elektronik dari dampak buruk akibat sambaran petir. Dengan menyediakan jalur yang terkontrol untuk pelepasan tegangan tinggi ke dalam tanah, instalasi penangkal petir meminimalkan terjadinya resiko kebakaran, kerusakan struktural, dan lonjakan listrik berlebih. Dengan memprioritaskan kualitas dan pemasangan yang tepat tidak hanya meningkatkan perlindungan tetapi juga meningkatkan keandalan jangka panjang dari seluruh sistem proteksi petir.
Pemasangan penangkal petir yang benar memastikan bahwa bangunan memiliki jalur yang aman dan efisien untuk melepaskan energi petir ke tanah. Penempatan yang tepat, pentanahan (grounding), dan penggunaan material konduktif berkualitas tinggi seperti tembaga atau aluminium sangat penting untuk memaksimalkan efektivitasnya. Inspeksi berkala (perawatan rutin) lebih lanjut diperlukan untuk memastikan sistem proteksi petir tetap bekerja selama terjadi peristiwa petir.
