
Mekanisme Sambaran Petir
Pada saat akan terjadi petir, ion-ion di udara yang tadinya terdistribusi secara random dan membentuk muatan-muatan yang netral akan terpisah, muatan negatif akan berada dilapisan bawah sedangkan muatan positif akan berada dilapisan atas. Dengan adanya muatan negatif pada lapisan bawah, maka permukaan bumi terinduksi muatan positif dan membentuk medan listrik antara awan dan permukaan bumi.
Bila medan listrik tersebut melebihi kekuatan medan tembus udara, maka akan terjadi pelepasan muatan (Discharge) dan terjadilah kilat (Petir)
Medan listrik Atmosphere besarnya 100 Y/M dalam keadaan cuaca normal.
Jika terjadi sambaran petir, besarnya medan listrik bisa mencapai 15 s/d 20 KV/M. Dari hasil pengamatan, sambaran petir terdiri dari beberapa sambaran dengan tahapan sebagai berikut :
- Pilot Streamer, yaitu sambaran yang menentukan arah perambatan muatan dari awan ke udara yang ionisasinya rendah. Kecepatan dari sambaran kurang lebih 50.00 km/detik. Pilot streamer akan bertemu dengan muatan positif dari bumi, dimana titik pertemuan ini disebut sebagai "Point Of Strike"
- Sambaran kedua terjadi pada titik yang sama dengan mengikuti arah sambaran pertama (Pilot Streamer). Proses dari sambaran petir ini berlangsung terus menerus hingga mencapai belasan meter bahkan beberapa meter dari atas tanah.
- Pertemuan sambaran yang lebih besar dapat terjadi karena adanya aliran muatan positif dari bumi ke awan. Sambaran ini disebut dengan Sambaran Kembali (Return Stroke). Biasanya terdiri dari beberapa sambaran.
Arus kilat pada setiap sambaran bisa mencapai maksimum 200.000 Amphere, arus kilat ini merupakan arus impuls, dimana arus puncaknya dicapai dalam beberapa micro detik.
Efek Sambaran Petir
Petir melepaskan arus listrik yang tinggi dalam rentang waktu yang singkat, sebuah sambaran petir menghasilkan energi yang sangat besar, diperkirakan bahwa petir bisa melepaskan arus listrik mencapai 300 juta KW dengan besar tegangan listrik 125 juta KV dari rata-rata arus petir diatas 20.000 A dan suhu yang ditimbulkan bisa mencapai 30.000℃.
Pengaruh yang ditimbulkan oleh petir :
- Efek induksi, menyebabkan tidak berfungsinya peralatan maupun terjadinya kesalahan data.
- Efek panas, menyebabkan terjadinya kobaran.
- Efek akustik, menimbulkan gangguan pada gelombang radio.
- Efek pada manusia dan hewan akan menyebabkan kerusakan bahkan kematian yang disebabkan besarnya arus petir.
Dampak Sambaran Petir
Besarnya energi yang dilepaskan oleh petir, menimbulkan dampak terhadap yang dikenainya. Dampak sambaran petir yang paling berbahaya bagi manusia adalah kematian. Kematian atau korban jiwa dapat disebabkan oleh sambaran langsung maupun akibat reruntuhan bangunan yang terkena sambaran petir. Dampak merugikan lain dari petir adalah kerusakan pada struktur bangunan, terbakarnya peralatan elektronik, jaringan telekomunikasi, jaringan listrik, dan gangguan penerbangan. Berikut beberapa dampak terjadinya petir yang perlu kita ketahui :
1. Efek Listrik
Mengingat betapa bahayanya sambaran petir terhadap bangunan dan sejenisnya maka dari itu pentingnya memasang anti petir dibangunan menjadi wajib untuk melindungi bangunan itu sendiri dan peralatan didalam bangunan tersebut. Sekiranya ada hal yang mesti ditanyakan, anda bisa konsultasikan kepada kontraktor penangkal petir yang terpercaya.
Jika anda membutuhkan jasa instalasi penangkal petir yang sesuai dengan standar Keputusan Menteri No. 2/89, IEC Standard, NFC untuk ESE Lightning Protection, IEEE untuk rumah tinggal, ruko, hotel, kantor, pabrik, gudang, gedung bertingkat, area tambang dll. Silahkan hubungi kami pada kontak WhatsApp yang tertera di Web ini.
